Sahabat karib juga berbagi seks lho

Siang itu sepulang sekolah, salah satu temen aq ikut ke rumah aq.
Biasalah, namanya sobatan cewek saat SMA, dia curhat mengenai sikap cowoknya
yang semena-mena. Gini salah gitu salah. Kalo tengkar dikit, sukanya ngancam
putus. lah yang terakhir ini mereka tengkar hebat lalu si cowoknya minta
putus sepihak. pake sms lagi. weeee!

“beeeteeeeeeeeee!” teriaknya.

sudah-sudah, dari dulu kan si richard emang gitu sifatnya. mending putus
sekarang daripada pas kalian dah merit. aq berusaha menghiburnya tetapi dia
tetap nangis. ya maklum, emang patah hati bisa sembuh hanya dengan dihibur ya?
brrr….

Aline, nama temen aq ini, lalu memuntahkan semua unek-unek yang ada didalam
hatinya. segala macam hal positif dan negatif keluar semua (perasaan banyak
negatifnya deh…hehehe). Aq dengerin terus sambil membelai-belai rambutnya,
dia menangis dan curhat di pahaku cukup lama sampai agak mati rasa.

ya sudah, at least u masih punya “cherry” kamu kan? hiburku. Dia memandangku
sebentar lalu tangisnya semakin keras. “huaaaa! ya itu, uda dipetik dia!”.
Aduh aduh…salah ngomong dah gue…emang betul deh kata pepatah, jika kamu
tidak yakin ucapanmu bisa membantu, mending diem saja.

setelah agak lama, kami berdua pun rebahan di ranjang. Dia sesenggukan tidur
diatas bahuku, sedang aq masih perlahan membelai rambutnya. Hatiku
ikutan pilu mendengar ceritanya. uh…emang cowok-cowok itu brengsek ya!!!

Aq lalu menarik wajahnya. “sudahlah lin, tabah. lu kalo sedih begini ya
percuma. si brengsek itu malah ketawa-ketawa sekarang, gandengan ama cewek
lain. lu yang rugi donk, dia enak-enak! OK? lets have fun together. gw kan
best friend elo? OK? OK? Tanyaku sambil tersenyum. Aline terdiam, lalu
memaksakan untuk tersenyum. Nah gitu donk…ujarku senang sambil mencium
keningnya.

Kupandangi wajahnya yang belepotan air mata. Hm…Aline lumayan cakep kok
wajahnya (walau masih cakepan aq hahaha). bodynya bagus, putih bersih.

Nah yang terjadi kemudian ini nih…yang aq sendiri ndak paham. It just
happened. ;)

Aq merasa begitu “bersatu” dengan aline saat itu dan rasanya dia juga
demikian. Kucium keningnya perlahan. Dia diam saja sambil terus
memandangiku. Jantungku tiba-tiba berdegub kencang, entah tegang ntah horny.
Pelan-pelan aku cium bibirnya. satu kali, dua kali. dia diem saja sambil
memandangku. Akihrnya ya begitu deh…kami berciuman bibir layaknya lelaki
dan wanita, penuh gairah. hehehehe…

ngga merasa aneh? hm…mungkin, ntahlah. yang pasti waktu itu aq menikmatinya.

setelah cukup lama berciuman, aku melepas seragam sma-nya dan bra pink yang
sedang dipakainya. Aku lalu mulai menghisap putingnya dengan lembut. “ah…”
desahnya perlahan. Sesekali aku ciumi lehernya yang putih. Aline diem saja
menikmati permainan gilaku ini. Sesekali aku urut meqi-nya yang masih tertutup
celana dalam pink, senada dengan bra-nya.

Pas lagi asyik-asyiknya ber-lesbi-ria, kudengar pintu pagar depan diketok
orang. Ah biarin aja.,,ntar juga bik Ida yang keluar. Tapi setelah ditunggu
lama juga ngga ada yang membuka pintu tuh. huh! lagi asik-asiknya. Aq lalu
pamitan sebentar ke Aline, mau turun kebawah. Dia tersenyum sambil mencium
pipiku. Siapa sih siang-siang begini datang? Aq lihat lewat jendela.

Oh mas Rizky si tukang galon itu. TIBA-TIBA TIMBUL IDE GILA KU!
Lin, kamu kalo maen ama Richard puas ndak? hayo jawab cepat! Dia agak kaget,
ya puas lah, kan enak. Hus! puas ama enak itu beda lho, sahutku cepat. Dia
berpikir sebentar. Ya…enak sih…, sahutnya ragu-ragu. LHA! brarti lu
ndak pernah terpuaskan toh? Dia mengangguk pelan sambil memandangku penuh
tanda-tanya. Sini…lu mau maen ngga ama dia? sahutku sambil menunjuk kearah
pagar depan, dimana Rizky sambil merokok menunggu. :p

Aline tiba-tiba memukulku! Lu gile! Dia kan…AKU TAHU! sahutku cepat. Tapi
kujamin dia bisa bikin lu hepi, paling ngga untuk beberapa jam kedepan, sekalian
pelampiasan richard toh? Dia memandangku ngga percaya! lah lu apa hubungannya
apa dia? jangan-jangan…Hiiiiiiiiiiiiiiiii! tiba-tiba dia cekikian sambil
mencubit lenganku. Aq tertawa. KAMU LIAR JUGA YA! udah berapa kali kamu dimakan
dia? Aq semakin lebar tertawa. Berapa kali ya? um…ngga ngitung tuh! hahaha…
Tapi tak jamin lu bakal ketagihan, kayak gua! hahaha kami berdua lalu tertawa.
NGGA AH! NGGA MAU! kalo kena penyakit gimana? kalo dia mulut ember gimana?

Lin, untuk 2 hal itu, aq jamin NO jawabannya. Udah aq buktiin sendiri. Ayo,
YES or NO! jangan kelamaan mikir! Dia nampak banget bimbang…antara kepengen
tahu juga malu. Ah masa tiba-tiba kita menyerahkan diri. Kan tengsin bok!
Ah gampang, sahutku. Udah lu nurut gw aja. Aq lalu menarik dia supaya bangun,
menyuruhnya melepas cd tetapi tetap memakai seragam sekolah, aq pun
demikian. Tanpa sempat dia berpikir lagi, aq menyeretnya ke lantai bawah.

skip-skip…

Taruh dimana non galonnya? ujarnya sopan. Iya, mulutnya sopan, tapi MATANYA
hahaha yang dilihat susu mulu :D Didalam donk. Sahutku. Bik Ida mana ya?
Tanyaku. Rizky kebingungan, lah kok tanya saya non? tadi yang suruh kirim juga
dia. Aq mengangguk. sesampainya didalam, aq lihat Aline sedang mengisi gelas
di dispenser. Aq lalu suruh Rizky mengganti galon yang kosong itu dengan yang
baru. Matanya rizky melolot melihat Aline yang sedang minum air, berpakaian
seragam SMA tanpa bra. Hahaha…

“Aduuh…mana tahaaaan!” ujarnya ringan sambil cengar-cengir ndak lucu,
seperti biasanya. Aline tersadar lalu menutup dadanya dengan tangan.
Saat Rizky mengganti galon, aq menarik aline dan bertanya, gimana menurutmu?
Aline tersenyum ya lumayan untuk ukuran dia, ditambah cukup kekar juga.

Udah nonik-nonik yang cantik. Ada lagi? ujarnya. Aq menggeleng sambil
menyerahkan uang galon. Dia memasukkan uang itu kedalam celana jeans
bututnya, lalu tiba-tiba menarik lenganku dan menciumi bibirku. Kami lalu
berciuman selama beberapa menit dengan penuh gairah. UH mas suka banget liat
nonik pake seragam sma, lebih mrangsang, ujarnya. Aq tersenyum sambil melirik
kearah Aline yang melotot tidak percaya. =p~

Rizky lalu membuka kancing seragamku dan langsung menyedot kedua puting
payudaraku. Aoh…ssshh…mas…desahku. Tangannya masuk kedalam rokku dan
langsung mengaduk-aduk vaginaku. Lho kok udah becek begini non? nunggu mas ya?
ujarnya pelan sambil terus menyedot putingku. Aq diam saja menikmati
permainannya ini.

Setelah cukup lama aq dicumbui, aq berbisik ke mas rizky, ayo mas, masukin aja.
Rizky mengangguk dan menghentikan cumbuannya. Dilorotnya celana jeans butut itu
dan celana dalamnya sehingga penisnya yang besar dan berwarna ckolat kehitaman
itu menyembul keluar. ouh…aq pengen banget tuh ketimun masuk kedalam mq aq.
Ayo mas, masukin…pintaku sambil nungging memegang sadaran kursi sofa ruang
tamu. Aline menutup matanya melihat penis Rizky tetapi tak lama kemudian
udah mulai curi-curi liat.

Rizky lalu memposisikan penisnya persis dibelahan mq-ku dan lalu langsung
memasukkannya tanpa basa-basi. “Aaach! sakit mas..pelan-pelan donk!” protesku.
Dia diam saja, sambil terus memompa penisnya yang besar itu didalam meqi ku.

“Ah…meki cina memang enak nona…sshh…ah…..”, erang rizky keenakan.
Lengannya yang kekar mencengkeram pinggangku dan menariknya maju mundur.
Aku pun menggoyang pinggangku seirama agar penisnya semakin dalam masuknya.
“ah..ash…mas…mas”…erangku penuh nikmat. Sebetulnya aq takut kalo
tiba-tiba bik Ida nongol, tapi kenikmatan ini seakan-akan mengalahkan segalanya.

Tak lama kemudian, aq merasakan orgasm akan segera datang. Segera aq cabut penis
Rizky, lalu aq rebah diatas sofa. Ayo mas, masukin sekarang! Rizky lalu menindihku
dan memasukkan kembali penisnya kedalam vaginaku. Kami pun berpelkukan dengan erat.
Aq suka orgasm sambil berpelukan dengan cowok! hihihihi… Akhirnya gelombang
puncak kenikmatan itu datang juga. Rizky memeluk erat tubuhku yang sedang
berkelojotan dengan hebat. Kurasakan vaginaku meremas, berkedutan dengan cepat
sementara penisnya Rizky dengan kokoh menancap didalamnya. Aq menciumi bibir
Rizky dengan liar sampai dia pun kelabakan. Bau rokok udah ngga menjadi masalah
lagi, yang penting enak! :”>

Setelah aq merasa tenang, kudorong badannya agar penisnya tercabut dari meqiku.
Aq lalu meraih seragam smaku dan kubersihkan keringatnya yang menempel dibadanku.
Lho saya belum lho nik? Protes Rizky. Aq tersenyum tak menjawab, hanya telunjukku
kuarahkan ke Aline. Aline yang dari tadi duduk dikursi dengan gelisah menonton
live sex show ini terkejut dan melolot! Rizky memandangku seakan tak percaya!!
Aq mengangguk! B-)

hahaha…mata rizky lalu berbinar-binar dan dengan segera dia mendekati Aline.
Penisnya yang besar sedang kokoh berdiri, membuat setiap wanita yang melihatnya
pasti terangsang!

Sambil memakai kembali seragamku, kulihat Aline sudah ditarik berdiri oleh Rizky
dan Aline memunggunggi Rizky. Tangan Rizky tak henti-hentinya meremasi dan
memilin2 puting susu Aline dari luar. Uh….seksinya kamu nik. Tak kalah ama non
Fefe, rayu Rizky sambil terus menciumi leher sobat karibku ini. Aline hanya
pasrah pada nafsu yang sudah sangat menguasai dirinya.

Rizky lalu melepas seragam aline dan menidurkan gadis chinese cantik itu keatas
sofa. Dengan segera dia menindihnya, menciuminya, menyedot putingnya sambil
memposisikan penisnya. Lalu dengan beberapa kali mencoba, akhirnya masuk juga
penis itu kedalam meqi Aline. “Aaah…maaaas!” teriak aline sambil sedikit
menarik badannya. Rupanya dia kesakitan, belum pernah mq-nya dipake oleh cowok
dengan penis sebesar Rizky itu. hehehe…teringat masa-masa pertama kali aq
digauli Rizky!

Rizky, seperti biasa, tidak memperdulikan protes cewek chinese yang ditidurinya.
Lengannya yang kekar mencengkeram leher aline sambil panggulnya maju-mundur
dengan cepat, menyetubuhi temanku ini dengan kasar. Aline cuman meringis sambil
mengerang perlahan..karena lama-kelamaan rasa nikmat sudah mulai menjalar.

“Ssh…ah….enaknya meqi kamu nik! lebih enak ketimnbang punya fefe!”, ujar
Rizky sambil menyeringai. “jarang dipake kaliatannya ya?”. Aq sewot lalu aku
pukul pantatnya Rizky yang sedang maju-mundur keenakan itu. Aline terus mengerang
dan setelah beberapa menit dinikmati oleh Rizky, tiba-tiba tubuhnya terasa
bergetar dan berkelojotan! hahaha…sebuah lengkingan yang tertahan keluar dari
mulutnya. Rizky sampai kewalahan menahan tubuh Aline yang sedang orgasm itu agar
tidak terguling dari sofa.

enak lin? tanyaku pelan sambil mencium keningnya. Aline mengangguk pelan, matanya
terpejam, dia menggigit bibirnya menahan sisa-sisa aliran kenikmatan yang masih
mengalir. Rizky menyeringai penuh kemenangan. Dua cewek chinese cakep telah dia
setubuhi siang ini dan keduanya takluk dibawah keperkasaan seksualitasnya.
cieeeee…

Rizky lalu mencabut penisnya dari mq Aline. Wah…meqi-nya bersemu merah, dan
terlihat berlubang. “Ah elo mas, tititmu kebesaran sampai mq temenku lubang
menganga negitu..” godaku pada rizky. Rizky tersenyum puas, bangga. Aline mencubit
lenganku.

Nah, sekarang kalian berdua musti sedot aku punya penis, seprti di film2 porno itu.
OK? Aq mengangguk. Kami berdua pun lalu bergantian menyedot penis besar Rizky,
menjilatinya dan mengulum testisnya untuk memberikan kepuasan buat Rizky.
Aline berbisik, “ih bauuu”, aq menyenggol lengannya dan terus menyedot batang
keperkasaan itu. Tak lama kemudian, Rizky tak kuat lagi menahan ejakulasi dan
crot.crot.crot..”Aaaaaaaaaaah sip enaknyaaa!”, erangnya! Spermanya menyemprot
ke wajah kami berdua. hihihihi…

Kapan-kapan lagi ya non? ujar rizky sambil pamitan keluar.
Aq diam saja sambil menutup pintu gerbang.

by the way, BIK IDA INI KEMANA SEH? dari tadi ngga pulang-pulang !!!!

Didalam kamar, aq memeluk Aline.

Gimana? puas kan kamu?
Aline mengangguk sambil memelukku. Enak banget. Baru kali ini aq merasakan
namanya orgasm. Huh! punya richard Keciiiil! Hahaha…aq tertawa. Begitulah
ucapan orang yang sedang sakit hati…

Kamu mau lagi? godaku. Aline tersenyum kecil sambil meringis.
Hi….ketagihan kan? hahaha…Dia lalu kesal dan mencubit lenganku.
Aq tahu toko galonnya. Kapan-kapan sepulang sekolah kita kesana, mau?
Aline mangangguk! Hahahaha..

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s